Sejarah Islam di Mesir Berdasarkan Hadis Nabi Muhammad SAW
Pendahuluan
Mesir adalah salah satu negeri yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam. Negeri yang dikenal sebagai “Ummud Dunya” (Ibu Dunia) ini sejak dahulu kala menjadi pusat peradaban dunia. Piramida, Sungai Nil, dan peradaban Firaun adalah bukti kejayaan masa lalu Mesir. Namun, Mesir juga tercatat istimewa dalam sejarah Islam karena disebutkan secara tidak langsung dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW memberikan isyarat tentang keutamaan Mesir, kedudukannya, serta hubungan istimewa umat Islam dengan penduduknya. Dari sinilah kemudian lahir peradaban Islam yang agung di Mesir setelah futuhat (penaklukan) pada masa Khulafaur Rasyidin.

Mesir dalam Al-Qur’an
Al-Qur’an menyebut Mesir dalam beberapa ayat, terutama yang berkaitan dengan kisah Nabi Yusuf AS, Nabi Musa AS, dan Bani Israil. Bahkan, kata Misr disebut dalam firman Allah:
“Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah kamu akan mendapat apa yang kamu minta.”
(QS. Yusuf: 99)
Ayat ini menunjukkan bahwa Mesir adalah negeri yang makmur sejak zaman dahulu.
Hadis Nabi tentang Keutamaan Mesir
Rasulullah SAW bersabda mengenai Mesir dalam beberapa riwayat:
1. Wasiat Rasulullah tentang Penduduk Mesir
“Sesungguhnya kalian akan menaklukkan Mesir, negeri yang disebut Al-Qirath. Maka perlakukanlah penduduknya dengan baik, karena mereka memiliki ikatan (kerabat) dan jaminan keamanan.”
(HR. Muslim)
Dalam hadis ini, Rasulullah SAW menekankan agar kaum Muslimin berbuat baik kepada penduduk Mesir. Hal ini karena penduduk Mesir memiliki hubungan istimewa dengan Rasulullah SAW melalui Sayyidah Mariyah al-Qibthiyyah, salah satu istri Nabi yang berasal dari Mesir, dan putra beliau, Ibrahim bin Muhammad, juga lahir dari Mariyah.
2. Penduduk Mesir Sebagai Penolong Agama Allah
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:
“Allah akan menaklukkan Mesir bagi kalian setelah aku wafat. Maka jadikanlah penduduknya sebagai pasukan yang membantu kalian dalam menegakkan agama Allah. Sesungguhnya mereka memiliki ikatan dan rahim.”
(HR. Thabrani)
Hadis ini menegaskan bahwa Mesir akan menjadi salah satu benteng Islam dan pasukannya akan berperan besar dalam menolong agama Allah.
Masuknya Islam ke Mesir
Islam masuk ke Mesir pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab RA, melalui ekspedisi militer yang dipimpin oleh Amr bin Ash RA pada tahun 20 H / 641 M. Penaklukan Mesir berjalan relatif cepat, dan banyak penduduknya yang kemudian menerima Islam.
Salah satu peristiwa penting adalah penaklukan kota Fustat, yang menjadi pusat awal pemerintahan Islam di Mesir. Dari sinilah Islam kemudian menyebar luas ke seluruh negeri, hingga Mesir menjadi pusat ilmu dan peradaban Islam yang besar.
Mesir sebagai Pusat Peradaban Islam
Sejak masa awal penaklukan Islam, Mesir berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan peradaban Islam. Salah satu bukti terbesar adalah berdirinya Universitas Al-Azhar pada abad ke-10, yang hingga kini menjadi mercusuar ilmu syariah dan peradaban Islam dunia.
Pasukan Mesir juga berperan besar dalam sejarah Islam, di antaranya:
-
Menjadi benteng pertahanan Islam melawan serangan Tentara Salib.
-
Berperan penting dalam menghentikan serangan Mongol.
-
Melahirkan banyak ulama besar yang menjadi rujukan dunia Islam.
Hikmah dari Hadis Nabi tentang Mesir
-
Keistimewaan Mesir – Mesir memiliki hubungan khusus dengan Rasulullah SAW melalui ikatan keluarga (Sayyidah Mariyah al-Qibthiyyah).
-
Wasiat Nabi untuk berlaku baik – Rasulullah SAW mengingatkan agar kaum Muslimin memperlakukan penduduk Mesir dengan penuh kebaikan dan kasih sayang.
-
Mesir sebagai benteng Islam – Pasukan Mesir kelak akan menjadi penolong agama Allah dalam perjuangan Islam.
-
Pusat ilmu Islam – Mesir terbukti menjadi pusat peradaban Islam yang melahirkan ulama besar dan lembaga pendidikan berpengaruh.
Penutup
Sejarah Islam di Mesir tidak bisa dilepaskan dari isyarat hadis Nabi Muhammad SAW. Rasulullah menegaskan bahwa Mesir adalah negeri yang penuh keberkahan, penduduknya memiliki ikatan dengan beliau, dan kelak akan menjadi pasukan penolong agama Allah.
Hal ini terbukti dengan masuknya Islam ke Mesir pada masa Khalifah Umar bin Khattab, berkembangnya Mesir sebagai pusat peradaban Islam, serta lahirnya ulama dan tokoh besar dari negeri tersebut. Hingga kini, Mesir tetap menjadi salah satu pilar penting dalam dunia Islam.








